Orang Yang Rusak Niat ( Dusta )


إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ

 فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ

 

Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah menyempurnakan agamaNya. Didalam firmanNya:

 

..الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ ..

“Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al-Maidah [5]: 3)

 

Perbuatan yang dianggap dusta Oleh Alloh Subhanahuwata’ala

Dalam hadits Qudsi dijelas bahwa dalam melakukan amalan wajib mengkokohkan niat kepada Alloh AzzaWajalla sehingga amalan yang duperbuat tidak hilang sia sia.

Dari Abu Hurairah rodhiallohu’anhu, dia menuturkan, aku mendengar Rosululloh Sholallohu’alaihi wasallam bersabda:

“Manusia pertama yang diadili pada hari kiamat ialah: seseorang yang gugur dalam peperangan. Dia didatangkan, lantas Alloh memperlihatkan kenikmatanNya yang telah diberikan kepadanya lalu dia mengenalinya. Alloh bertanya ;’apakah yang telah kamu perbuat atas nikmat nikmat tersebut ?’ dia menjawab: ‘aku berperang dijalanMu, sehingga aku gugur sebagai syahid’. Dia (Alloh) menjawab ‘kamu berdusta, tetapi kamu berperang supaya disebut pemberani, dan sebutan itu telah diucapkan’, kemudian diperintahkan agar wajahnya diseret ke dalam neraka.

Berikut seseorang yang belajar ilmu dan mengajarkan serta membaca Al~Qur’an, Dia didatangkan, lantas Alloh memperlihatkan kenikmatanNya yang telah diberikan kepadanya lalu dia mengenalinya. 

Alloh bertanya ;’apakah yang telah kamu perbuat atas nikmat nikmat tersebut ?’ dia menjawab: ‘belajar ilmu dan mengajarkan serta membaca Al~Qur’an karenaMu’. Dia (Alloh) menjawab ‘kamu berdusta, tetapi belajar ilmu dan mengajarkan serta membaca Al~Qur’an agar kamu disebut ‘alim dan disebut qori’, dan sebutan itu telah diucapkan’, kemudian diperintahkan agar wajahnya diseret ke dalam neraka.

Berikutnya orang yang Alloh luaskan da karuniakan kepadanya berbagai jenis harta seluruhnya, Dia didatangkan, lantas Alloh memperlihatkan kenikmatanNya yang telah diberikan kepadanya lalu dia mengenalinya. Alloh bertanya ;’apakah yang telah kamu perbuat atas nikmat nikmat tersebut ?’ dia menjawab: ‘aku tidak meninggalkan suatu jalan yang Engkau sukai untuk bersedekah padanya melainkan aku bersedekah padanya karenaMu, Dia (Alloh) menjawab ‘kamu berdusta, tetapi kamu melakukannya agar disebut dermawa’ dan sebutan itu telah diucapkan’, kemudian diperintahkan agar wajahnya diseret ke dalam neraka.

(Diriwayatkan oleh Muslim dan an~Nasa’i)

  

أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا َوَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ إِنَّهُ هُوَ السَمِيْعُ العَلِيْم

  

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar